Mata Kuliah : Kecakapan Pribadi
Dosen : Bpk. Tri Lathif MS, S.Kom, M.Kom
Kelas : A35
Dosen : Bpk. Tri Lathif MS, S.Kom, M.Kom
Kelas : A35
NPM : 1535010006
Nama : Ulfa Emi Rahmawati
Ø DIAGRAM MASLOW
Ø PEMBAHASAN DIAGRAM
1.
Kebutuhan
Fisiologis
Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang paling
dasar yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Kebutuhan ini bersifat mendesak. Jika
seorang manusia masih dalam pencapaian posisi ini, maka manusia tersebut harus memenuhi
kebutuhan fisiologisnya terlebih dahulu, karena jika belum terpenuhi, maka ia tidak
akan bisa berhasrat untuk mencapai posisi yang lebih tinggi.
Kebutuhan fisiologis ini contohnya adalah kebutuhan untuk
melepas dahaga atau lapar. Jika seseorang dalam keadaan haus, tentu saja ia akan
terus berusaha untuk mencari sesuatu yang bisa menghilangkan rasa hausnya,
supaya ia bisa memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi daripada kebutuhan fisiologis
ini. Contoh lain dari kebutuhan fisiologis yakni kebutuhan akan udara, tempat berteduh,
tidur, dll.
2.
Kebutuhan
Akan Rasa Aman
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang perlu dipenuhi
oleh manusia setelah kebutuhan fisiologisnya terpenuhi. Manusia cenderung mencari
rasa aman setelah kebutuhan dasarnya terpenuhi. Tetapi, kebutuhan ini tidak bisa
sepenuhnya terpenuhi, Karena tidak mungkin manusia bisa aman dari bencana-bencana
yang bersifat mendadak, misalnya ancaman meteor, banjir, kebakaran, kejahatan
orang lain, dll.
Tetapi dalam kebutuhan ini, minimal manusia bisa memenuhi
kebutuhan yang bersifat perlindungan, keselamatan, keamanan, ketertiban, hukum,
stabilitas, kebebasan dari daya-daya yang mengancam seperti perang, terorisme,
penyakit, takut, cemas, bahaya, kerusuhan dan bencana alam.
3.
Kebutuhan
Kasih Sayang
Apabila kebutuhan fisiologis dan kebutuhan akan rasa
aman telah terpenuhi atau telah cukup terpenuhi, maka manusia akan mencoba dan
berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang berada 1 tingkat diatasnya, yakni
kebutuhan akan kasih sayang. Dalam kebutuhan ini, menusia cenderung ingin memenuhi
hasratnya untuk berteman, bersahabat, berkelompok, dekat dengan keluarga,
merasakan rasanya memiliki dan dimiliki, bahkan merasakan rasa cinta.
4.
Kebutuhan
akan penghargaan
Kebutuhan
akan penghargaan akan muncul ketika kebutuhan-kebutuhan yang lebih dasar telah
cukup terpenuhi. Kebutuhan akan penghargaan ini ada dua kategori, yakni ada
yang lebih rendah dan ada yang lebih tinggi.
Manusia
akan cenderung ingin memenuhi kebutuhan yang lebih rendah terlebih dahulu, baru
ke yang lebih tinggi. Kebutuhan yang lebih rendah misalnya menghormati orang
lain, pengakuan, perhatian, reputasi,apresiasi, martabat, dan dominasi. Dan
kebutuhan yang lebih tinggi misalnya kebutuhan akan harga diri, keyakinan,
prestasi, kuasa, kemandirian, dan kebebasan. Jika manusia telah terpenuhi
kebutuhan akan penghargaannya, maka manusia akan siap untuk mencapai kebutuhan
tertinggi yaitu aktualisasi diri.
5.
Kebutuhan
akan aktualisasi diri
Kebutuhan
ini adalah kebutuhan yang paling tinggi tingkatannya, yakni kebutuhan untuk
terus dan terus memenuhi potensi diri. Dalam tingkatan ini, manusia akan terus
berusaha untuk menjadi dirinya seutuhnya, seperti apa yang ia inginkan menurut
kemampuannya.
Ø POSISI PENCAPAIAN SAYA
Saya
berada di posisi tingkatan yang ke empat, yakni penghargaan. Karena kebutuhan
fisiologis, sudah cukup terpenuhi. Kebutuhan akan rasa aman dan kasih sayang
pun juga telah cukup terpenuhi, walaupun tidak sepenuhnya bisa terpenuhi. Namun
setidaknya sudah cukup. Dan kini saya berada di posisi pemenuhan kebutuhan akan
penghargaan, karena saya berusaha untuk memenuhi kebutuhan akan prestasi. Jika
pada posisi ini saya telah merasa cukup, mungkin akan berlanjut ke tahap atau
posisi yang tertinggi yakni aktualisasi diri. Namun sebelum ada keinginan untuk
mencapai tingkat tertinggi, saya masih ingin mencapai batas kecukupan di posisi
kebutuhan akan penghargaan ini.
Ø TANGGAPAN MENGENAI PENDAPAT ABRAHAM
HAROLD MASLOW BAHWA CAPAIAN TERTINGGI ADALAH PADA “AKTUALISASI DIRI”
Pada dasarnya teori tentang diagram maslow ini
memang benar adanya, dan saya setuju jika pada tingkat tertinggi adalah
kebutuhan akan aktualisasi diri. Karena pada tingkat ini, manusia ingin menjadi
dirinya seutuhnya dan menjadi apapun yang dia inginkan dengan berbagai
kemampuannya. Dalam proses pencapaian kebutuhan ini, manusia pasti telah
tercukupi kebutuhan akan fisiologisnya, rasa aman, kasih sayang, dan
penghargaannya. Meskipun mungkin tidak sepenuhnya terpenuhi, namun setidaknya
sudah cukup terpenuhi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar